Sekilas Tentang Vaginismus; Gangguan Seksual pada Wanita

gamebocor

Administrator
Staff member
Sekilas Tentang Vaginismus; Gangguan Seksual pada Wanita


SELAMAT DATANG DI HIRARAHMI AREA

emoticon-Big Kiss


Berhubungan intim sangat penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Selain untuk mencapai tujuan pernikahan; yaitu memiliki keturunan, berhubungan intim juga diperlukan untuk memperkuat jalinan kasih sayang & romantisme antara pasangan suami istri. Lantas, bagaimana jadinya kalau salah satu pasangan mengidap suatu gangguan patofisiologi yg menyebabkan dirinya tidak dapat mengerjakan hubungan intim?

Maka, pada thread kali ini saya akan mengajak Gansis sekalian-- berkenalan dengan vaginismus-- kondisi yg menyebabkan wanita tidak dapat mengerjakan hubungan seksual dalam artian mengerjakan penetrasi. Oleh sebab itu, silakan simak thread ini hingga habis supaya Gansis mendapatkan informasi ringkas & jelas tentang vaginismus.

Let's Go!

emoticon-rose


Apa Itu Vaginismus?

Sekilas Tentang Vaginismus; Gangguan Seksual pada Wanita


Beberapa dari kita mungkin sudah familiar dengan istilah vaginismus. Namun, bagi yg belum pernah mendengar istilah ini, kalian jangan khawatir. Karena sekarang saya akan menjelaskannya pada kalian. Vaginismus adalah kondisi di mana otot-otot vagina mengalami pengencangan ketika ada upaya untuk mengerjakan penetrasi (hubungan seksual) atau memasukkan sesuatu ke dalam Miss V.

***

Bagaimana Tanda & Gejala Vaginismus?

Sekilas Tentang Vaginismus; Gangguan Seksual pada Wanita


Dari kebanyakan kasus vaginismus, rata-rata pasien mengeluhkan bahwa mereka merasa nyeri & perih di Miss V ketika mengerjakan penetrasi, sehingga beberapa di antaranya ada yg benar-benar tidak dapat mengerjakan hubungan seksual, & ada yg dapat berhubungan seks tetapi harus menahan nyeri & perih yg menjalar di sekitar vagina.

Di beberapa kasus, ada pasien yg mengeluh nyeri & perih tersebut masih terasa ketika usai berhubungan seks. Namun adapula yg rasa nyeri & perihnya langsung hilang seusai berhubungan. Akan tetapi yg pasti, mereka tidak dapat mengerjakan & menikmati hubungan seksual dengan rileks & nyaman seperti wanita normal.

Pada penderita vaginismus yg parah, mereka dapat mengalami sesak napas bahkan henti napas ketika mengerjakan penetrasi. Hingga akhirnya mereka cuma mengerjakan seks oral atau finger sex (mengpakai jari), asalkan tidak mengerjakan penetrasi (memasukkan Mr. P atau benda lain ke dalam Miss V).

***

Kok Seseorang Bisa Menderita Vaginismus?

Sekilas Tentang Vaginismus; Gangguan Seksual pada Wanita


Sampai saat ini belum diketahui secara pasti apa penyebab vaginismus. Namun, secara medis, vaginismus erat kaitannya dengan kondisi psikoseksual dibandingkan gangguan anatomi. Seperti stres yg diakibatkan oleh adanya ketakutan untuk berhubungan seksual, takut hamil, rasa tidak percaya pada pasangan, atau trauma akan hubungan seksual akibat pernah mendapat perlakuan seksual yg tidak pantas seperti pelecehan & KDRT.

Itu adalah penyebab yg berhubungan dengan faktor psikoseksual. Sementara dari segi anatomi & patofisiologi, vaginismus dapat terjadi karena pasien tengah mengidap penyakit tertentu di area genitalia-nya, adanya trauma pasca aborsi, akibat persalinan, trauma pada pelvis, atau efek obat-obatan tertentu yg berpengaruh kepada produksi cairan lubrikasi pada wanita.

***

Kapan Wanita Terduga Vaginismus Harus Pergi ke Dokter?

Ketika seorang wanita merasakan gejala-gejala yg tersebut di atas serta didukung pula dengan kondisi psikoseksual yg ia punya, maka disarankan pada wanita tersebut untuk segera datang ke dokter, berkonsultasi supaya mendapat penanganan lebih lanjut.

***

Penanganan Seperti Apa yg Akan Dokter Lakukan?

Sekilas Tentang Vaginismus; Gangguan Seksual pada Wanita


Tidak ada penanganan medis spesifik untuk penderita vaginismus, selain mengerjakan terapi relaksasi vagina & konsultasi mental ke psikiater spesialis ginekologi & psikoseksual. Untuk relaksasi vagina biasanya dokter akan mengerjakan penetrasi ringan ke dalam Miss V pasien mengpakai alat medis tertentu. Tindakan ini juga diiringi dengan bimbingan psikoseksual supaya pikiran buruk pasien tentang berhubungan seksual, trauma, atau masalah mental ginekologi lainnya dapat diatasi sehingga pasien siap & rileks untuk mengerjakan hubungan seksual dengan penetrasi.

***

Bagaimana Pencegahan Vaginismus?

Perlu diketahui bahwa vaginismus dapat menyerang wanita mana saja. Oleh sebab itu, setiap wanita perlu mengetahui informasi tentang penyakit ini sehingga dapat menghindari gejalanya di kemudian hari. Salah satu caranya ialah dengan mengerjakan konsultasi pranikah bersama pasangan ke psikiater, supaya pasien paham tentang hubungan seksual sekaligus meringankan trauma seksual yg mungkin pasien alami. Selain itu, sering tenangkan pikiran & mengerjakan 'pemanasan' sebelum berhubungan seksual. Ingatlah untuk berhubungan seks dengan posisi yg nyaman supaya 'pesan' dalam 'berhubungan' hingga dengan semestinya.

***

Ingat, Vaginismus Bukan Aib!

Sekilas Tentang Vaginismus; Gangguan Seksual pada Wanita


Penderita vaginismus cenderung lebih sering mengalami gangguan psikologis dibandingkan anatomi fisiologisnya. Mereka akan merasa rendah diri, tak sanggup jadi istri yg baik karena tidak dapat melayani suami dengan baik. Belum lagi tekanan batin yg ia dapatkan dari orang terdekat karena tak kunjung memiliki momongan karena penyakit yg ia derita, atau sikap dharap dari suami yg tidak supportif atas penyakit yg istrinya derita.

Untuk sekalian wanita yg membaca thread ini, mari kita kenali gejala vaginismus supaya semakin cepat mendapatkan penanganan kalau misalnya kita benar-benar didiagnosa menderita vaginismus. Sedangkan untuk wanita yg sekarang menderita penyakit ini, please stay strong, Babies! Kamu tidak sendiri! Ada banyak wanita lain yg mau mendengar ceritamu & akan menguatkanmu. Vaginismus bukan aib! Yakinkan dirimu bahwa setiap penyakit ada obatnya & one day anda akan terlepas dari vaginismus!

Big hug, Girls.

emoticon-rose


The End

Ditulis oleh: El Hira Rahmi
Gambar: Google image
Sumber: 1, 2

Terima Kasih


Hari ini 13:32
 

Our Partner

Top