Risma Ngoyo Terbang ke Papua Demi Data Orang Miskin

gamebocor

Administrator
Staff member
Quote:
emoticon-Ngacir
hnWELCOME TO MY THREAD
emoticon-Hot News
emoticon-Ngacir


Risma Ngoyo Terbang ke Papua Demi Data Orang Miskin
Risma Ngoyo Terbang ke Papua Demi Data Orang Miskin


Mensos, Tri Rismaharini, sumber : https://jatimpos.co

TELENEWS.ID Menteri Sosial Tri Rismaharini bersikeras untuk menyelesaikan perbaikan Data Terpadu Kesehatan Sosial (DTKS). Ia pun bertolak langsung ke Papua untuk mengerjakan pendataan secara langsung.

Kami harus jemput bola langsung, termasuk di Papua,ada 7 kabupaten yg sama sekali tidak mengerjakan updating, padahal semua menunggu data ini selesai. Kami akan segera kesana, ujar Risma pada Minggu (21/3/2021).

Saat ini perbaikan DKTS sudah mencapai 70 persen di seluruh Indonesia. Risma sendiri menciptakan target updating akan selesai di akhir bulan ini (Maret 2021). Sesuai jadwal sebelumnya, Risma menjanjikan data DKTS yg baru sudah tersedia pada awal April 2021.

Risma juga tidak menampik ada banyak penambahan kuota untuk bantuan sosial (bansos) karena menyesuaikan dengan kondisi terkini dari masyarakat.

Hal yg jadi sorotan utama updating DKTS adalah data penerima yg sudah meninggal. Tim Kemensos menemukan lebih dari 600 ribu data penerima bansos yg sudah meninggal dunia yg belum dicabut.

Sebelum data tersebut dicabut, Risma melihat terlebih dahulu, apakah pakar waris yg ditinggalkan masih membutuhkan bansos. Jika tidak, maka akan dialihkan pada yg lain.Hasil sinkronisasi data penerima bansos yg baru sudah mencakup kriteria kelompok yg belum tersentuh pemerintah sama sekali, seperti Suku Anak Dalam yg ada di Sumatera & Suku Biak yg berada di Provinsi di Papua.

Dimana nantinya ada sekitar 2.000 Kepala keluarga baru di Suku Anak Dalam yg akan mendapatkan bansos dari kemensos. Hal ini belum pernah dilakukan pemerintah pusat atau daerah sebelumnya.

Langkah Risma ini juga sudah mendapatkan restu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kedua sudah berembuk untuk mempercepat perbaikan data guna meningkatkan target bantuan tunai sesuai target yg diharapkan.

Dalam laporan Risma yg diberikan pada Jokowi, Rabu (17/3/2021), Kemensos sudah berhasil menyalurkan program sembako (BPNT) sebanyak 13.228.518 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Program keluarga Harapan (PKH) dengan penyerapan hingga 8.907.4666 KPM & Program Bantuan Sosial Tunai (BST) hingga 8.428.327 KPM.


Untuk penyalurannya melalui beberapa pihak, mulai dari pemerintah daerah setempat, bank penyalur yg ditunjuk pemerintah pusat hingga melalui PT Pos Indonesia.

Risma mengklaim penyaluran bansos sudah sesuai dengan kondisi terkini masyarakat di tengah pandemi.


Langkah Risma ini mengandung pro & kontra. Apakah dirinya harus benar-benar datang langsung ke Papua cuma untuk updating data?

Pasalnya kemensos masih punya banyak pekerjaan rumah, bukan sekadar menyalurkan bantuan sosial saja. Proyek ini juga dinilai riskan terjerat kasus korupsi, seperti halnya yg terjadi pada mantan kemensos, Juliari P Batubara. (Chairunisa)


Quote:
Sumber :Klik Disini



Hari ini 11:44
 

Our Partner

Top