Mengintip Lebih Jauh Kisah Seputar DAMRI, Saksi Perkembangan Transportasi Indonesia

gamebocor

Administrator
Staff member
Halo Agan & Sista! Selamat pagi, siang, sore & malam bagi Gansis di seluruh dunia! Kali ini, ane bakal bahas seputar DAMRI, yg jadi saksi perkembangan transportasi Indonesia sejak zaman penjajahan Jepang.

Siapa yg tak kenal dengan DAMRI, perusahaan otobus berpelat merah yg dominan memiliki bus dengan livery putih? Hampir semua orang, terlebih busmania, pasti kenal dengan PO milik negara ini.

Mengintip Lebih Jauh Kisah Seputar DAMRI, Saksi Perkembangan Transportasi Indonesia


sumber gambar​



PO satu ini merupakan PO yg sudah melayani sejak 1943, jadi opsi masyarakat termasuk ane. Memiliki rute di seluruh Indonesia, & jadi salah satu BUMN terbesar yg dimiliki oleh Republik Indonesia.

DAMRI yg merupakan singkatan dari "Djawatan Angkutan Motor Republik Indonesia" berawal pada November 1943 ketika pemerintah Jepang mendirikan 2 perusahaan yg bergerak di bidang pengiriman logistik & angkutan penumpang.

Mengintip Lebih Jauh Kisah Seputar DAMRI, Saksi Perkembangan Transportasi Indonesia


sumber gambar​


Pemerintah Jepang menamai perusahaan yg didirikan dengan nama "Zyawa Un'yu Zigyosya" yg berarti "Perusahaan Transportasi Jawa" untuk perusahaan logistik pengiriman. Sementara, perusahaan yg bergerak di bidang angkutan penumpang dinamai "Zidosha Sokyoku" yg berarti "Automobile Board".

Armada awal yg dioperasikan adalah cikar, gerobak, truk, & mungkin ada sedikit armada bus. Cikar adalah sebuah kendaraan yg ditarik dengan sapi & dapat mengangkut penumpang serta barang, sementara gerobak tak jauh berbeda dengan cikar, cuma saja dikhususkan untuk mengangkut barang.

Mengintip Lebih Jauh Kisah Seputar DAMRI, Saksi Perkembangan Transportasi Indonesia


sumber gambar​


Pada 17 Agustus tahun 1945, Bung Karno & Bung Hatta memproklamasikan kemerdekaaan Indonesia. Otomatis, kepemilikan dari dua perusahaan tersebut berpindah ke tangan pihak Indonesia. Dibawah pengelolaan Departemen Perhubungan Republik Indonesia, "Zyawa Un'yu" berubah nama jadi "Djawatan Pengangkoetan" & "Zidosha Sokyoku" berubah nama jadi "Djawatan Angkoetan Darat".

Selang setahun kemudian, karena dirasa 2 perusahaan ini mungkin perlu digabungkan jadi satu, maka pada tahun 1946 Menteri Perhubungan Bapak Ir.Djuanda Kartawidjaja menyatukan 2 perusahaan jadi "DAMRI" yg berarti "Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia" yg bertahan hingga sekarang.

Mengintip Lebih Jauh Kisah Seputar DAMRI, Saksi Perkembangan Transportasi Indonesia


sumber gambar​


Awalnya, DAMRI berstatus BPUPN atau Badan Pimpinan Umum Perusahaan Negara, tetapi pada tahun 1961 DAMRI diubah statusnya jadi PN atau Perusahaan Negara saja, tanpa "Badan Pimpinan Umum"

DAMRI kembali mengalami penggantian status 21 tahun kemudian. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 1984 & Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2002, pada 1982 DAMRI resmi jadi Perum atau Perusahaan Umum.

Mengintip Lebih Jauh Kisah Seputar DAMRI, Saksi Perkembangan Transportasi Indonesia


sumber gambar​


Dibawah naungan BUMN, DAMRI terus melayani masyarakat. DAMRI terus menambah armada, menambah trayek, memperluas jangkauan, memperbaiki pelayanan. Hingga saat ini, DAMRI atau Djawatan Angkutan Motor Republik Indonesia memiiki lebih dari 5000 armada yg melayani berbagai trayek di seluruh Indonesia.

Djawatan Angkutan Motor Republik Indonesia ini sudah memiliki kantor cabang di hampir setiap kota di Tanah Air. Trayek DAMRI ada ratusan bahkan mungkin ribuan trayek, mulai dari trayek AKDP hingga AKAN atau Antar Kota Antar Negara pun ada. DAMRI juga memiliki kantor cabang di Brunei & Malaysia, untuk melayani armada bus AKAN milik Perum DAMRI.

Mengintip Lebih Jauh Kisah Seputar DAMRI, Saksi Perkembangan Transportasi Indonesia


sumber gambar​


DAMRI kebanyakan mengpakai bus-bus dari Mercedes-Benz untuk bus-bus AKAP & AKAN miliknya. Sementara, untuk trayek AKDP, DAMRI mengpakai bus-bus bersasis Hino yg kebanyakan berwarna biru untuk trayek AKDP-nya DAMRI. Untuk trayek pioner yg mengpakai bus-bus medium, DAMRI banyak mengandalkan sasis bus medium Mitsubishi Colt Diesel yg memang terkenal kehandalannya. Tak lupa, untuk shuttle bandara, DAMRI mengpakai Toyota Hiace.

Sementara dari segi karoseri, DAMRI kebanyakan untuk bus AKAP mengandalkan Morodadi Prima yg memang terkenal kuat, akhir-akhir ini juga mengandalkan karoseri Laksana untuk bus AKAP miliknya. Untuk AKDP, biasanya mengpakai karoseri dari Trisakti. Sementara unit pioner mengpakai karoseri New Armada. Sementara untuk armada AKAN, DAMRI rata-rata mengpakai produk karoseri Laksana.

Mengintip Lebih Jauh Kisah Seputar DAMRI, Saksi Perkembangan Transportasi Indonesia


sumber gambar​


Untuk tipe body yg dipakai, bus-bus AKAP, AKDP, & AKAN milik Perum DAMRI mengpakai tipe body HD & HDD karena rata-rata sasis yg dipakai tak support body SHD, ada juga bus dalam kota milik DAMRI pada zaman dahulu yg mengpakai body Double Decker. Sementara, untuk bus mediumnya, DAMRI mengpakai tipe body standar.

Untuk armada AKAP, DAMRI menyediakan kelas yg terbilang sedikit. Hanya kelas bisnis dengan konfigurasi seat 2-2 dengan AC, smoking room, & toilet yg berkapasitas 38 kursi, eksekutif dengan konfigurasi seat 2-2 dengan fasilitas yg sama, cuma saja ditambah legrest & kapasitas seat yg cuma 28 kursi, & Royal Class dengan konfigurasi seat 2-1, dengan fasilitas yg sama dengan eksekutif dengan tambahan minibar & air suspension.

Mengintip Lebih Jauh Kisah Seputar DAMRI, Saksi Perkembangan Transportasi Indonesia


sumber gambar​


Bicara soal armada AKDP milik Perum DAMRI, armada AKDP milik DAMRI biasanya berupa bus akbar dengan sasis Hino RK8 dengan body buatan karoseri Tentrem, dengan konfigurasi seat 2-2 yg berkapasitas sekitar 49 kursi. Sementara, armada pioner DAMRI biasanya berupa bus medium dengan sasis Mitsubishi Colt Diesel dengan body buatan karoseri New Armada, dengan konfigurasi seat 2-2 atau 2-1 tergantung trayek, dilengkapi tempat barang. Pada trayek tertentu, armada pioner DAMRI tidak mengpakai AC.

Oleh karena tujuan utama DAMRI bukanlah mencari untung melainkan melayani masyarakat & menstabilkan harga tiket, DAMRI memiliki tarif yg cukup terjangkau tetapi kalau dibilang murah, ane rasa iya untuk beberapa trayek namun tidak untuk beberapa trayek lain. Untuk trayek yg biasa ane naiki yaitu Unit 2-Jakarta, DAMRI memiliki harga tiket yg terbilang murah untuk jarak sejauh sekitar 300-400 kilometer ditambah penyeberangan kapal, yaitu sekitar 250 ribu rupiah untuk kelas eksekutif dengan armada yg nyaman, pada sekitar tahun 2016-2017.

Mengintip Lebih Jauh Kisah Seputar DAMRI, Saksi Perkembangan Transportasi Indonesia


sumber gambar​


DAMRI juga memiliki sederet trayek pioner yg sangat ekstrim. Mulai menyeberang sungai, melewati jembatan rusak, melewati jalur berlumpur, menembus jalan pegunungan yg berupa jalur offroad & kiri-kanan berupa jurang, hingga jalur menanjak yg menaiki pegunungan. Walau okupansinya sedikit, tetapi DAMRI tetap mempertahankan trayek-trayek tersebut, alasannya tentu karena tujuan utama DAMRI adalah melayani masyarakat bukan mencari untung.

Sistem penjatahan BBM dari DAMRI ini rata-rata adalah solar jatah, yg berarti supir dapat mengambil sisa uang jatah BBM kalau menyetir dengan irit. Itu juga adalah salah satu alasan kenapa DAMRI rata-rata tidak "suosss" atau melaju cepat, melainkan lambat dengan mempertahankan RPM supaya konsumsi BBM dari bus tersebut irit.

Mengintip Lebih Jauh Kisah Seputar DAMRI, Saksi Perkembangan Transportasi Indonesia


sumber gambar​


Pengalaman ane naik DAMRI cukup sering. Sekitar tahun 2011-2015, ane menaiki DAMRI jurusan Unit 2-Jakarta rata-rata 6-8 kali dalam setahun. Alasannya karena kampung halaman ane ada di Jakarta, & kadang ada saja urusan pekerjaan atau keluarga yg menuntut ane untuk berpergian ke kampung halaman di Jakarta. Pengalaman ane sih supir gak pernah melaju dengan cepat, busnya nyaman, bersih. Biasanya dapat bus dengan body Morodadi Prima atau SR1 Facelift. Pernah juga ane dapat seat di smoking room, nyaman sih, untuk sekeluarga yg 2 anak & 2 dewasa pun tetap nyaman. Biasanya ane pesan yg kelas Eksekutif karena sejak sekitar 2013 atau 2014 DAMRI cuma menyediakan kelas Eksekutif untuk trayek yg biasa ane naiki.

Jadi, gimana pendapat Gansis seputar DAMRI ini? Oh iya, ane akan sangat berterima kasih kalau Gansis mengoreksi informasi di thread ini yg salah!

Sumber:1,2
Narasi: Opini Pribadi
Disclaimer: Thread ini tak bertujuan untuk mempromosikan atau menjatuhkan pihak manapun.
Pic: Terlampir
Original Written By:mad:ulungrinjani

emoticon-Rate 5 Star
emoticon-Toast
emoticon-I Love Indonesia

Hari ini 20:36
 

Our Partner

Top