Hari Raya Nyepi Dapat Menstabilkan Kondisi Lingkungan

gamebocor

Administrator
Staff member
Hari Raya Nyepi Dapat Menstabilkan Kondisi Lingkungan


Nyepi​

Hari Nyepi merupakan salah satu ibadah yg sakral bagi umat Hindu. Pada Tahun Saka ke-1943 tepatnya tanggal 14 Maret 2021 merupakan tahun yg dinanti oleh umat Hindu. Umat Hindu di Indonesia pada tanggal tersebut sedang mengerjakan ibadah Nyepi. Terlepas dari kesakralan ibadah yg dilakukan umat Hindu pada Hari Nyepi.

Apabila kita melihat dari sisi yg lain, nilai utilitas yg didapat sangat menadalam. Salah satunya dapat menstabilkan kondisi lingkungan. Hal ini dikarenakan energi seperti listrik yg biasanya dikonsumsi oleh manusia dalam hal ini tidak diperbolehkan untuk dipakai.​

Hari Raya Nyepi Dapat Menstabilkan Kondisi Lingkungan


Bali​

Hemat Energi

Mayoritas umat Hindu berada di pulau Bali, ketika waktu Nyepi tiba. Ada empat ketentuan yg harus dilakukan oleh umat Hindu. Hal ini juga disebut sebagai Brata Penyepian. Empat diantaranya:

- Amati Geni (tidak mengpakai atau menghidupkan api)​

- Amati Karya (tidak bekerja)


- Amati Lelungan (tidak bepergian), &


- Amati Lelanguan (tidak mendengarkan hiburan).





Berkaitan dengan ketentuan itu, masyarakat yg merayakan Nyepi khususnya di Bali enggak diperbolehkan menyalakan listrik juga. Koordinator Komunitas Earth Hour Denpasar Andri Purba pernah mengungkapkan bahwa hari raya Nyepi merupakan tradisi yg sangat menguntungkan & bermanfaat.


Terutama bagi penyelamatan bumi & penghematan energi. Karena dalam satu hari seremoni Nyepi di Bali dapat menghemat penggunaan listrik sebanyak 60 persen.Atau setara dengan kekuatan listrik 290 Megawatt!

Jika daya listrik tersebut dirupiahkan, maka warga bali sudah menghemat total sekitar Rp 4 Miliar. "Selain itu, pada saat Nyepi di Bali juga terjadi penghematan listrik sebanyak 60 persen, & kalau dirupiahkan mencapai Rp 4 Miliar, atau sekitar 290 Megawatt, ungkap Andri.

Emisi Gas Karbon Berkurang

Selain menghemat listrik, Nyepi juga menghemat bahan bakar kendaraan. Bahan bakar yg mengalami pengurangan drastis adalah solar, yaitu sebanyak 500.000 liter.nHal ini karena dua pembangkit listrik di Bali diistirahatkan selama nyepi, yakni PLTGU Pemaron & PLTG Gilimanuk. Jika dirupiahkan, akan menghemat sekitar Rp 3 Miliar total dana.​



Manfaat Nyepi lain yg dapat dirasakan lingkungan & bumi adalah, pengurangan emisi gas karbondioksida. Setidaknya, dalam sehari emisi gas karbon dapat bekurang hingga 20 ribu ton.



Langit Bebas Polusi


Karena bebas polusi dari kendaraan bermotor saat siang hari, maka di malam harinya traveler dapat menikmati kondisi langit yg sangat bersih & bertaburan bintang.




Tradisi & Budaya Yang Beraneka Ragam


Di hari sebelum Hari Raya Nyepi, masyarakat berbondong-bondong menciptakan patung ogoh-ogoh yg ukurannya super besar. Kemudian, dua hari sebelum Hari Nyepi umat Hindu akan melaksanakan Melasti atau sembahyang di laut.

Sehari sebelum Hari Nyepi, ada pula Mecaru atau pawai ogoh-ogoh. Lalu, sehari setelah Hari Nyepi, ada tradisi omed-omedan atau berciuman massal untuk menolak bala.​




World Silent Day


Hal yg mengejutkan bahwa ternyata mendapat perhatian dari organisasi PBB. Triple-C, colaboration for climate change, yakni gabungan LSM Bali saat konferensi global warming (UNFCCC) tahun 2007, menggagas World Silent Day.

World Silent Day ini terinspirasi dari hari raya nyepi di Bali yg memberi banyak manfaat bagi bumi. World Silent Day diperingati setiap tanggal 21 Maret setiap tahunnya. World Silent Day ini bertujuan untuk mengurangi kegiatan yg merugikan bumi seperti global warming & perubahan iklim.


Dan saat World Silent Day dapat mulai mengerjakan aktivitas lingkungan seperti membersihkan sampah, serta menanam pohon. Diharapkan dengan adanya World Silent Day yg terinspirasi dari peringatan Nyepi ini, dapat membawa perubahan di seluruh dunia.​







Apabila ada kesalahan, mohon koreksi di kolom komentar.

Terima Kasih yg sudah membaca hingga sini
emoticon-Toast








Referensi



disini



Hari ini 15:01
 

Our Partner

Top