Harap Jadi Pemain Pro Mobile Legends, Ikut Berkompetisi di MDL Lalu MPL? Ketahui Dulu Apa yg Harus Kamu Persiapkan!

Bibit-bibit pemain baru pun terus bermunculan di Mobile Legends: Bang Bang Development League (MDL), ada yg hingga dipromosikan ke MPL bahkan jadi bintang baru ketika bertanding di kasta tertinggi turnamen Mobile Legends Bang Bang di Indonesia tersebut!​


IDGS, Selasa, 9 Maret 2021 Siapa tidak mengenal nama Albert? Sang rising star RRQ Hoshi yg langsung melejit & jadi salah satu elemen penting saat membawa RRQ Hoshi menjuarai MPL ID Season 6. Jangan lupakan juga nama pemain Bigetron Alpha, Renbo, serta punggawa ONIC Esports, Sanz.

Ketiganya merupakan pemain yg bersinar di MDL & kemudian promosi bersama regu MPL. Albert dari RRQ Sena, adik dari RRQ Hoshi. Sementara Renbo & Sanz merupakan dua pemain kunci ketika Victim Esports menjuarai MDL Season 1. Keduanya kemudian pindah (transfer) masing-masing ke Bigetron Alpha serta ke ONIC Esports & langsung melejit bermain di MPL Season 6.


BacaJuga​

Bintang Esports Valorant Jay ‘Sinatraa Won Tersandung Kasus Kekerasan Seksual​

DG Esports Juara CODM Major Series Season 4, Kayze Avere Fede Juarai Queen Series Season 2​

5 Hero Carry Terbaik Untuk Push Rank Auto Mythic di Mobile Legends!​




(Ki-ka): Renbo, Albert, & Sanz.​

Keberhasilan Menunjukkan Konsistensi di MDL serta Modal Pemain di MPL​


Apa yg menciptakan ketiga pemain tersebut dapat promosi dari MDL ke MPL? Tentu tidak cuma satu faktor yaitu skill saja yg jadi dasar penilaian. Konsistensi serta peran penting dari para pemain sebagai tulang punggung permainan atau yg juga diketahui dengan istilah menggendong tim ketika masih di MDL wajib dimiliki.

Tentu pesayang Mobile Legend masih ingat bagaimana Renbo & Sanz berjibaku bersama Victim Esports untuk menjuarai MDL season 1. Lalu jangan lupakan juga bagaimana Albert kerap menciptakan play-play menakjubkan ketika dia masih memperkuat RRQ Sena.

Hal tersebut juga dikatakan oleh analis MLBB ternama di Indonesia, Ryan KB Batistuta.

Yang harus pemain (MDL) lakukan adalah all out, ngegendong tim, itu sudah pasti. Dalam artian, dia & regu yg di MDL benar-benar dapat perform. Yang kita lihat MDL season 3 ini berbeda dari season 1 dari season 2 dimana pemainnya lebih prepare. Kalau dulu kasarnya yg penting ada timnya. Tapi sekarang ada open trial dari tim. Jadi sudah lebih well prepared. kata KB.




Ryan KB Batistuta.​

Modal permainan tersebut juga tidak dapat berhenti cuma di MDL saja. Ketika sudah di MPL, pemain yg notabenenya baru promosi ke MPL juga harus dapat adaptasi & menyatu dengan tim. Selain itu, faktor attitude juga berperan khususnya untuk mengembangkan diri dari pemain tersebut sebagai perorangan untuk dapat menyatu di dalam tim.

Modal pemain MDL ya. Jadi pemain yg benar-benar dapat menyatu dengan regu utama mungkin salah satunya. Karena kayak Albert pun ketika prosesnya awal-awal season 6 dia kesusahan, apa karena dia enggak enakan, dalam konotasi dia masih merasa pemain MDL. Sementara itu yg bikin beda dari sisi playernya. Confident atau tidak bermain di pentas sebesar MPL ini. tutur KB.

Attitude, dalam artian anda tahu tempat. Misalkan, anda sudah di MPL, tetapi jangan hingga anda lupa seandainya anda tuh dapat tergantikan kapanpun dengan siapapun. Jangan hingga sudah merasa di MPL, sudah di atas angin, yaudah suka-suka gua jadinya. Itu sudah sangat buruk sebagai player. Apalagi playernya di MPL yg notabenenya ini level tertinggi. lanjut KB yg juga jadi salah satu caster di MDL season 3 ini.

Modal Utama & Jalan Masuk Untuk Player ke MDL​


Pertanyaan selanjutnya yg kerap muncul dari pemain MLBB adalah bagaimana caranya supaya dapat jadi bagian regu untuk bertanding di MDL. Hal tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun juga tidak sesulit mencari jarum di tumpukan jerami.




Faktor utama tentunya adalah memiliki kemampuan bermain yg di atas rata-rata. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan raihan rank di dalam game, maupun trophi yg sudah didapatkan ketika mengikuti turnamen-turnamen grass root.

Bahkan sebelum MDL season 3 ini, ada satu turnamen spesifik yg jadi pintu gerbang dari pemain MLBB untuk masuk ke MLBB yaitu NMA yg dilanjutkan dengan adanya drafting player dimana tim-tim MDL dapat memilih pemain-pemain berbakat yg sudah teruji di NMA untuk mengikuti trial.

Walau begitu, menurut KB, MDL masih cenderung dinilai sebagai cadangannya MPL. Bukan tanpa alasan. Dirinya melihat bahwa keberadaan MDL sudah tepat sebagai sarana untuk mencari pemain yg sekiranya dapat dipromosikan ke MPL.

Namun yg jadi concern berikutnya adalah seberapa akbar peluang player untuk dapat masuk ke MDL. Dan itu tentunya disertai juga dengan masukan dari KB bagi player-player yg memiliki mimpi atau cita-cita ke MPL dengan menunjukkan diri di MDL terlebih dahulu.

Sebenarnya dari opini saya, MDL ini adalah cadangannya MPL, itu yg pertama. Kenapa cadangan? Karena player-player yg memiliki talenta lebih di MDL akan dipromosikan ke MPL. Lalu yg kedua seberapa akbar chance player-player di luar untuk masuk ke MDL. Kata KB memberikan opini.

katakanlah ada top global jago, gimana caranya dia untuk dapat benar-benar masuk ke MDL, karena kan tidak semua regu kasih tahu caranya. lanjut KB memberi contoh.

Namun KB juga mengingatkan bahwa peluang akan sering ada. Player harus tetap meningkatkan performa, sekaligus dapat melihat peluang dengan berbagai faktor pertimbangan. Salah satunya adalah bagaimana peluang pemain di suatu regu dengan melihat kebutuhan dari regu yg dituju.

Sebenarnya chance akan sering ada. Balik lagi sama kebutuhan timnya. Karena tidak semua regu benar-benar bakal ganti player. Misalkan sekarang regu MPL punya cadangan, & cadangannya tidak cuma 1. Dengan banyaknya cadangan ini tentu akan mengubah & menambahkan playstyleplaystyle dari tim. Itu dapat berimbas bagus atau buruk. Bagusnya adalah banyak strategi, tidak dapat dibaca. Cuma saking banyaknya player, akan ada yg merasa wah gw gak kepake nih. Lebih ke mental player. ungkap KB.

Skill mumpuni, attitude, bermain maksimal sebagai tim, mengasah kemampuan sebagai perorangan, hingga melihat peluang dari kebutuhan regu jadi faktor penting bagi pemain MLBB yg memiliki mimpi jadi pro player.

MPL memang turnamen kasta tertinggi di Indonesia, namun MDL juga memiliki peran penting untuk mengembangkan potensi pemain baik di dalam regu maupun secara individu. Pengorbanan meninggalkan regu memang dapat dirasa sangat berat. Namun untuk meraih mimpi yg lebih tinggi, seorang bintang dituntut harus siap mengorbankan hal penting sekaligus terus mengasah kemampuannya!


(Stefanus/Online)
 

Our Partner

Top