Dadang Subur Si Dewa Kipas, Pecatur Online Yang Sehari-hari Jualan Pakan Burung

gamebocor

Administrator
Staff member
Pemilik akun Dewa Kipas, Dadang Subur banyak dibicarakan oleh sejumlah kalangan di tanah air setelah akun di Chess.com-nya tersebut ditutup paksa oleh pihak yg bersangkutan. Dadang Subur dilaporkan mengerjakan kecurangan oleh Levy Rozman saat bermain catur secara online dengannya beberapa waktu lalu.

Sejumlah pengamat catur di Indonesia menganalisis hasil pertandingan antara Dewa Kipas & GothamChess & kebanyakan menilai ada indikasi kecurangan, bahkan WGM Irene Sukandar menyatakan berdasarkan data, 95 persen Dewa Kipas memang mengerjakan cheating.

Netizen Indonesia tidak terima atas perlakuan Levy Rozman kepada Dadang Subur & dianggap tidak terima dikalahkan oleh pemain biasa yg tidak memiliki gelar Grandmaster.

Netizen pun beramai-ramai menyerbu akun media sosial & YouTube GothamChess. Levy Rozman sendiri merupakan Internasional Master sekaligus Youtuber yg sering mengerjakan streaming saat bermain catur di aplikasi Chess.com.

Dadang Subur Si Dewa Kipas, Pecatur Online Yang Sehari-hari Jualan Pakan Burung


Siapa sebenarnya Dadang Subur ini, pemain catur yg tidak memiliki gelar master apa pun tetapi berhasil mengalahkan pecatur tingkat dunia hingga dituduh mengerjakan kecurangan. Dalam video podcast Deddy Corbuzier yg diunggah pada Sabtu, 13 Maret 2021 lalu terungkaplah siapa sebenarnya sosok di balik akun Dewa Kipas itu. Dadang, dengan ditemani anaknya, Ali, bercerita banyak tentang dirinya kepada Deddy Corbuzier.

Dadang hanyalah seorang pria pensiunan berusia 60 tahun yg mengisi waktu senggangnya bermain catur online, sembari berjualan pakan burung di rumahnya. Dulu ketika masih bekerja di kantor, Dadang bergabung di klub catur & bermain mengpakai komputer melawan bot, setiap pertandingan tersebut Dadang sering menciptakan catatan, bahkan catatan tersebut ditunjukkan kepada Deddy Corbuzier sebagai bukti.

Alasan Dadang bermain catur di perangkat PC karena ia tidak memiliki papan catur, sebelum mengpakai komputer, dirinya mengaku pernah diberi papan catur oleh bosnya, namun papan catur senilai Rp.8 juta dari Jerman itu dijualnya untuk kebutuhan lain.

Setelah pensiun & tidak lagi berhadapan dengan komputer, Dadang tidak lagi bermain catur cukup lama. Sampai akhirnya, Ali, anaknya menyarankan ayahnya tersebut untuk bermain mengpakai aplikasi Chess.com di smartphone sebagai pengisi waktu kosong.

Karena Dadang gagap teknologi, maka Ali yg mendaftarkan akun ayahnya itu mengpakai emailnya. Kalau di komputer lawan bot, terus saya kenalin, nih pak Chess.com, lawannya online, tutur Ali.

Dadang pun tertarik & akhirnya kecanduan. Bapak kecanduan, main aja itu terus setiap hari puluhan kali, ujar Ali. Karena hampir puluhan kali dalam seharinya Dadang bermain, itulah mengapa ratingnya yg semula kecil kemudian naik hingga ke rating 2.300, rating paling tinggi di Chess com 2.600. Dewa Kipas dicurigai curang karena orang naik dari 800 ke 1.200 itu berbulan-bulan, bapak dari 800 ke 2.300 Cuma 3 pekan aja, mengatakan Ali.

Selain mengaku jago bermain catur, siapa yg menyangka Dadang rupanya adalah mantan atlet pingpong atau sempat mendapat gelar pemenang satu se-Kalimantan Barat. Bahkan nama akun Dewa Kipas pun diberi nama dari Bet Pingpong yg dipakai saat bermain di Singkawang dulu.

Saya kan aslinya atlet pingpong, setiap ada lawan yg bagus sama saya kalah, pas diaduin sama Pak Alio, dia menang, liat betnya, wah inilah Dewa Kipas, gitu katanya, tutur Dadang menjelaskan asal-usul nama Dewa Kipas.

Selain bermain catur online sebagai aktivitas selingan, Dadang Subur sehari-hari menjalankan usaha berjualan pakan burung yg dia antar sendiri ke pelanggannya. Jualan makanan burung, kan dikonsumsi sehari-hari, jadi ada aja yg beli, lumayanlah, tutur Dadang.

Atas inisiatif Deddy Corbuzier, Dewa Kipas alias Dadang Subur akan menjalani sesi tanding catur melawan grand master Irene Sukandar yg rencananya digelar Senin 22 Maret 2021.​


sumber Hari ini 17:50
 

Our Partner

Top