Cara Paling Aman Menggunakan 'Engine Break' Di Mobil Matic (Tips 1 Jarang Orang Tahu)

gamebocor

Administrator
Staff member
Cara Paling Aman Mengpakai 'Engine Break' Di Mobil Matic (Tips 1 Jarang Orang Tahu)


Indonesia, negeri kita tersayang ini diketahui dengan kontur jalan yg beragam; lurus, berkelok, menanjak & menurun. Ketika mobil berjumpa dengan jalan menurun maka rem bekerja untuk memperlambat laju mobil sesuai keadaan & kondisi jalan.

Mengerem dibolehkan tetapi bukan cara yg paling tepat karena resiko gagal memperlambat kendaraan amat besar. Turunan yg panjang, bobot kendaraan yg berat ditambah pengereman terus menerus menciptakan kerja rem jadi extra keras, bahkan sialnya rem tidak lagi sanggup bekerja sebagaimana mustinya. Akhirnya dapat terjadi yg namanya rem 'blong' atau rem tidak berfungsi.

Peringatan bagi driver pemula, teknik yg disebut 'engine break' harus dikuasai & dipahami benar. Saya dulu juga tidak mengenal apa itu engine break karena waktu di kursus stir mobil saya tidak diajarkan teknik ini.

Penjelasan engine break secara awam adalah mobil berjalan pelan sesuai dengan putaran mesin digigi terendah umumnya gigi 1 atau 2 tanpa bantuan REM! Ingat ya, tanpa ada bantuan rem, kalaupun ada rem cuma dilakukan sekali-kali saja.

Efek engine break yg dirasakan tentu mobil jadi menurun pelan & suara mesin terdengar sedikit agak kasar, tetapi ini gejala normal. Kerja rem jadi lebih ringan, lebih awet, & tentu saja penyebab rem 'blong' dapat dicegah.

Agar engine break bekerja di mobil manual biasanya tinggal kita turunkan gigi 1 atau 2 & ketika permukaan jalan sudah datar maka transmisi tinggal kita pindah ke 3 atau menyesuaikan keadaan jalan saja.

Lalu bagaimana cara engine break yg benar kalau mobil yg kita bawa adalah tipe matic? Yang bilang matic tidak ada engine break adalah statemen yg salah, pastinya para insinyur otomotif sudah memikirkan benar supaya mesin matic juga dapat bekerja layaknya engine break di mobil manual & aman.


Tips Pertama

Sebaiknya mengenal medan jalan. Tapi kalau kita masih baru melewati jalan dimaksud maka cara paling kondusif & tidak beresiko adalah dengan menurunkan laju mobil sebelum mendekati turunan.

Cara ini dapat dilakukan sambil menyalakan lampu darurat, tujuannya supaya kendaraan dibelakang tahu kita akan pelan & mempersilahkan mendahului.

Cara Paling Aman Mengpakai 'Engine Break' Di Mobil Matic (Tips 1 Jarang Orang Tahu)


Menurut saya idealnya sih 300-200 meter sebelum berjumpa turunan dimaksud mobil sudah harus jalan santai di 30-20Km per jam .

Cara ini jarang dilakukan, khususnya bagi pemula. Dengan memperlambat laju mobil sebelum turunan maka ketika sudah berada dititik awal turunan teknik engine break jadi lebih mudah dilakukan dengan santai.


Tips Kedua

Cara mengpakai engine break di mobil matic tinggal pindahkan transmisi dari D ke gigi 2 atau L, atau B (tipe hybrid) tergantung tipe maticnya disaat mobil dikecepatan rendah.

Agar perpindahan terasa halus (tidak drop) lakukan perpindahan transmisi saat mobil sudah berjalan rendah tidak lebih dari 30Km per jam.

Ketika mobil meluncur cepat di jalan turunan jangan langsung memindahkan transmisi ke gigi 2 atau L karena oli belum tersebar merata kesetiap komponen mesin, & dapat-dapat komponen mesin maticnya akan rontok.

Jika dalam keadaan terpaksa pun sebaiknya dibantu dengan rem tipis sekali-kali saja hingga berada di 30Km atau dibawahnya barulah tahap engine break dapat dilakukan.

Cara Paling Aman Mengpakai 'Engine Break' Di Mobil Matic (Tips 1 Jarang Orang Tahu)



Tips Ketiga

Ketika mobil berada dijalan menurun yg seperti 'tiada akhir' & curam maka penggunaan rem dapat saja dilakukan. Rem disini cuma dilakukan tips-tipis saja gunanya untuk memperingan kerja mesin.

Bantu dengan rem tipis-tipis sekali-kali saja di kemiringan atau sudut kemiringan jalan yg terlihat curam. Mengpakai rem secara bijak disini tidak diharamkan karena disaat engine break bekerja mesin berada diposisi full maksimal sekaligus menahan beban. Akibatnya mesin juga dapat panas karena tekanan oli transmisi yg dihasilkan terlalu akbar untuk menahanbeban & kelebihan torsi.


]Tips Keempat[/B]

Berbeda ketika jalan menanjak mobil harus diposisi agak ke kanan, disaat menurun sebaiknya posisikan mobil agak dikiri tetapi bukan terlalu kepinggir, ya. Karena kalau terlalu kepinggir dapat-dapat buntut mobil terperosok atau menyenggol kendaraan lain.

Tujuannya adalah mengurangi gaya gravitasi pada mobil, dengan memposisikan mobil agak kekiri maka efeknya mobil tidak terlalu meluncur turun tetapi lebih dapat diantisipasi gerakannya & memcegah mobil berhadapan langsung dari arah berlawan yg akibatnya merugikan orang lain (maksudnya gak ajak2 sial, gitu deh maksudnya). Semoga dimanapun kita sering mendapat proteksi dari Tuhan, Aamiin. Jangan lupa untuk sering berdoa sebelum berangkat.

Cara Paling Aman Mengpakai 'Engine Break' Di Mobil Matic (Tips 1 Jarang Orang Tahu)


Sebuah opini | Ref. tkp1, tkp2
Img. Gugel
Cara Paling Aman Mengpakai 'Engine Break' Di Mobil Matic (Tips 1 Jarang Orang Tahu)

Cara Paling Aman Mengpakai 'Engine Break' Di Mobil Matic (Tips 1 Jarang Orang Tahu)

Copyright 2016 - 2021 iskrim
All Rights Reserved | Member of Thread Creator Gen. 1 - KASKUS​
Hari ini 09:35
 

Our Partner

Top