Begini Cara Menghadapi Pengemudi Mengamuk, hanya karena Tak Sengaja Disenggol

gamebocor

Administrator
Staff member
Begini Cara Menghadapi Pengemudi Mengamuk, cuma karena Tak Sengaja Disenggol

Sumber Gambar

Selamat pagi agan & sista, hari ini ane akan bagikan informasi tips yg menarik. Kali ini tentang bagaimana cara menyelesaikan masalah saat kita tak sengaja senggol kendaraanya tetapi pengemudi sebagai korban mengamuk terus.

Kita tahu bahwa setiap pengemudi mobil itu mengerjakan perjalanan dekat, menengah atau jauh ke suatu tujuan. Tak sedikit pengemudi itu rawan dari kecelakaan dapat disebabkan supir mengantuk, tidak fokus pada jalanan bahkan jalan rusak atau medan sulit dapat menyebabkan supir mengalami kecelakaan.

Tetapi kalau terjadi masalah saat terjadi kecelakaan adalah ganti rugi atau mengeluarkan uang untuk biaya berobat atau menganti kerusakan pada kendaraan yg ditabrak tersebut.

Begini Cara Menghadapi Korban Mengamuk yg tak Terbendung lagi
Begini Cara Menghadapi Pengemudi Mengamuk, cuma karena Tak Sengaja Disenggol


Jika si pengemudi tak sengaja disenggol motornya baik rusak ringan atau rusak sedang. Maka ada baiknya sebagai sebagai pelaku adalah turun & menghadapi korban dengan baik & tenang serta menyelesaikan masalah tersebut secara kompromi atau baik-baik. Seperti mengganti rugi berupa uang atau membawa kendaraan motor ke bengkel juga dapat dilakukan sebagai cara penyelesaian.

Namun kalau korban menolak & harap memperpanjang kepada pihak berwajib maka ikuti saja keharapan korban tersebut secara halus & mengikuti cara sesuai dengan prosedur pihak berwajib.

Namun ada juga kalau korvan tak terima disenggol kendaraanya baik rusak ringan atau rusak sedang. Lalu korban mengamuk dengan cara anarkis seperti menendang mobil pelaku, memaki pelaku, yg menciptakan kendaraanya makin bertambah rusak. Tapi kalau sudah berusaha untuk menenangkan korban. Tapi akhirnya pelaku malah panik & dapat menciptakan emosi saja.

Ada baiknya pelaku diam & mundur serta melaporkan kejadian ini ke kantor polisi sebagai alasan korban tidak mau mediasi & merusak kendaraan mobil dengan jauh lebih parah nilai kerusakannnya dibandingkan kerusakan pengemudi motornya. Itu menurut ane diperbolehkan selama kejadian itu benar & memiliki bukti yg dapat ditunjukkan oleh pihak berwajib. Sehingga pihak berwajib dapat memproses masalah tersebut secara hukum.

Pada dasarnya kompromi dengan cara baik baik tanpa kekerasan verbal maupun fisik tidak baik untuk dilakukan oleh korban. Karena dapat menimbulkan status korban dapat jadi pelaku mengerjakan kerusakan pada kendaraan lainnya. Walaupun tadinya statusnya perdana sebagai korban.

Terimakasih sudah membaca & menonton video ini. Semoga seluruh informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Narasi: Opini Hari ini 10:31
 

Our Partner

Top