5 Tips Cara Meningkatkan Omset Apotek

gamebocor

Administrator
Staff member
5 Tips Cara Meningkatkan Omset Apotek


Menjalankan bisnis apotek memang bukanlah perkara mudah. Terlebih bagi orang awam yg terjun di bisnis ini. Namun, tidak perlu khawatir karena hal tersebut dapat dipelajari apabila Anda tekun & bekerja keras serta bersungguh-sungguh menjalaninya.

Bisnis apotek selain melayani kebutuhan kesehatan masyarakat, juga memiliki target untuk meningkatkan omzet penjualan. Lalu, bagaimana cara meningkatkan omzet bisnis tersebut?

Tingkatkan kerjasama dengan klinik & dokter
Bisnis apotek merupakan bisnis yg saling terhubung antara satu dengan yg lain dalam dunia kesehatan. Anda dapat meningkatkan kerjasama dengan klinik maupun dokter untuk meningkatkan omzet penjualan. Selain meningkatkan penjualan, membangun kerjasama dengan dokter maupun klinik akan menolong dalam ketersediaan obat.

Apabila mendapatkan resep obat dari dokter maupun klinik tertentu, akan menambah nilai tambah tersendiri bagi apotek Anda.

Konsumen semakin mempercayai pelayanan apotek karena sudah mendapatkan rekomendasi dari klinik maupun dokter. Untuk meningkatkan kerjasama dengan klinik & dokter, Anda dapat lakukan menurut cara yg unik tersendiri.

Pelayanan terbaik adalah kunci
Tentu Anda sudah mengetahui dalam dunia ekonomi & bisnis pembeli adalah raja. Maka dari itulah perlu untuk melayani mereka sebaik mungkin. Lakukanlah pelayanan secara profesional di apotek Anda. Mengingat orang datang ke apotek tidak cuma membeli obat semata, tetapi terkadang mereka bertanya tentang sebuah penyakit yg dideritanya.

Layani pembeli dengan penuh keramahan & bangun kedekatan dengan mereka. Apabila pelayanan apotek Anda baik, maka konsumen ini akan merekomendasikannya ke orang lain. Bukan tidak mungkin dengan bertambahnya konsumen Anda omzet bisnis apotek pun semakin meningkat.

Manajemen bisnis juga perlu diterapkan
Agar tidak terjadi kekeliruan atau menurunnya tingkat pelayanan, Anda perlu memiliki manajemen bisnis apotek yg baik. Manajemen bisnis ini dapat dilakukan contohnya dengan mengontrol siklus penjualan Anda serta mengerjakan evaluasi setidaknya tiap tiga bulan sekali. Di sinilah Anda dapat mengetahui dimana letak kesalahan yg harus diperbaiki.

Evaluasi ini juga jadi bahan acuan mengetahui produk mana yg laku dalam tiga bulan tersebut, mana produk yg kurang laku.

Analisa pula apa yg paling dibutuhkan oleh masyarakat terkait masalah obat-obatan. Hal penting lainnya adalah periksa ketersedian obat, & jangan hingga stok ini berlebihan. Sebaiknya , Anda sediakan produk untuk persediaan satu bulan pertama.

Bangun jaringan yg luas
Meskipun apotek Anda sudah ada sejak lama, membangun jaringan dapat dilakukan untuk meningkatkan omzet bisnis apotek maupun penjualannya.

Dalam bisnis apapun membangun jaringan adalah hal paling penting. Melansir Forbes, ada beberapa hubungan baik yg harus dijaga untuk mengembangkan jaringan guna meningkatkan omzet, dalam hal ini yg paling utama adalah dengan konsultan.

Membangun jaringan dengan konsultan apotek Anda juga akan mendapatkan wawasan baru mengenai tata kelola apotek yg baik. Tidak cuma itu, membagun jaringan dapat Anda lakukan dengan apotek lain yg lebih besar, klinik, hingga detailer obat.

Gunakan Aplikasi
Tidak dapat dipungkiri lagi, di era dengan kemajuan teknologi tinggi seperti sekarang menciptakan bisnis semakin mudah & berkembang pesat, termasuk bisnis apotek. Hal ini juga ditandai dengan penggunaan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dalam dunia bisnis. software jadi salah satu cara meningkatkan omset apotek.

Di Indonesia sendiri dalam studi Artificial Intelligence Is Critical To Accelerate Digital Transformation In Asia Pacific seperti diberitakan dari Katadata menyebutkan kalau 65% indonesia mengadopsi kecerdasan buatan ini.

Sumber
Hari ini 21:50
 

Our Partner

Top