3 Pemenang Ballon dOr Yang Terlupakan

gamebocor

Administrator
Staff member
3 Pemenang Ballon dOr Yang Terlupakan


Ballon dOr adalah penghargaan yg diberikan kepada pemain terbaik setiap tahun & merupakan penghargaan perseorangan terbaik yg dimiliki seorang pemain.

Bolazola - Lionel Messi & Cristiano Ronaldo sudah mendominasi penghargaan Ballon dOr sedemikian rupa dalam dekade terakhir ini sehingga banyak dari kita benar-benar akan berusaha untuk menyebutkan beberapa pemenang penghargaan yg didambakan sebelumnya.

Orang-orang seperti Ricardo Kaka, Ronaldinho, Rivaldo & Zinedine Zidane adalah pemain yg dipuja oleh beberapa akbar penggemar, tua & muda. Tapi ada beberapa pemenang Ballon dOr di masa lalu daripada yg belum banyak kita dengar.

Untuk itu, mari kita lihat 3 pemenang Ballon dOr yg tidak banyak dibicarakan:

3.Matthias Sammer Pemenang Ballon dOr 1996

3 Pemenang Ballon dOr Yang Terlupakan


Dalam sepakbola modern, tidak banyak pemain bertahan atau pemain bertahan yg memenangkan penghargaan Ballon dOr. Fabio Cannavaro adalah bek tengah terakhir yg memenangkan penghargaan yg sulit didapat pada tahun 2006, tetapi Matthias Sammer adalah pemain terakhir yg memenangkan penghargaan Ballon dOr (1996) saat bermain sebagai libero.

Mendeskripsikan peran libero saja tidaklah cukup, karena lebih dari sekadar mengatur permainan dari belakang. Sebagai seorang libero, Sammer sangat baik dalam membangun permainan dari belakang tetapi sama-sama mahir dalam meredam bahaya & mengerjakan pekerjaan kotor di belakang.

Pada puncaknya, peraih Ballon dOr 1996 itu tampil untuk Borussia Dortmund dari babaknya sendiri, menolong mereka memenangkan gelar Bundesliga berturut-turut pada 1995 & 1996. Memenangkan satu-satunya gelar Liga Champions untuk BVB pada 1997 juga sangat besar, karena mengukuhkan tempat Sammer dalam buku sejarah sebagai salah satu libero terbaik dalam permainan.

2.Igor Belanov Pemenang Ballon dOr 1986

3 Pemenang Ballon dOr Yang Terlupakan


Dalam satu dekade yg didominasi oleh Michel Platini & beberapa pemain Belanda legendaris, nama Igor Belanov sebagai pemenang Ballon dOr memang mengejutkan. Tapi talenta & hasil Belanov di lapangan mungkin menciptakannya pantas mendapatkan penghargaan Ballon dOr.

Bermain untuk Uni Soviet di Piala Dunia 1986, Belanov mencetak empat gol dalam banyak pertandingan. Mungkin mengejutkan bahwa Uni Soviet tidak berhasil melewati Belgia di perempatfinal, tetapi Belanov menarik perhatian dengan penampilannya.

Tahun itu, Belanov menolong Dinamo Kiev memenangkan Liga Soviet & Piala Winners. Di bawah Valeriy Lobanovskyi yg teliti, Kyiv memainkan sepakbola yg menghibur, dengan Belanov sebagai jantungnya.

Dia tidak memiliki penampilan menarik seperti Michel Platini atau mungkin tidak bergaya seperti Ruud Gullit, tetapi Belanov benar-benar meninggalkan jejak di lapangan. Dengan laju & kemampuannya untuk melewati para pemain bertahan, Belanov cukup menarik perhatian.

Dia mungkin tidak cukup populer karena dia menghabiskan beberapa akbar karirnya bermain untuk Dinamo Kiev. Meski sempat bermain di Bundesliga, pemenang Ballon dOr 1986 itu sudah melewati masa puncaknya.

1.Oleg Blokhin Pemenang Ballon dOr 1975

3 Pemenang Ballon dOr Yang Terlupakan


Oleg Blokhin adalah pemain lain yg merupakan bagian dari regu Dinamo Kiev & Uni Soviet yg menarik pada akhir 1970-an & 1980-an. Dia memenangkan penghargaan Ballon dOr pada tahun 1975.

Penyerang lincah itu mencetak 42 gol dalam 112 penampilan untuk Uni Soviet & rekor 266 gol untuk Dinamo Kiev. Kemungkinan tanda ini tidak akan hilang dalam waktu dekat.

Seperti Belanov, Blokhin diberkati dengan laju yg luar biasa & merupakan finisher yg mematikan. Dia juga penyerang yg cukup terampil, & dengan seseorang seperti Lobanovskyi yg melatihnya, gol akan sering jadi hasil.

Gol Blokhin di leg perdana Piala Super Eropa melawan Bayern Munich pada tahun 1975 mungkin paling menggambarkan kualitas yg dia miliki sebagai pemain.

Dia mengpakai kecepatannya untuk melewati Georg Schwarzenbeck, bek ulung & serba dapat.

Tepat ketika tampaknya Bayern sudah berkumpul kembali untuk menghindari bahaya, Blokhin mengpakai kakinya yg cepat & laju yg luar biasa untuk menciptakan Franz Beckenbauer kesulitan, yg bukan merupakan prestasi yg mudah. Dan penyelesaiannya, untuk mengalahkan Sepp Maier, salah satu kiper terbaik saat itu juga merupakan yg terbaik.

Blokhin tidak pernah benar-benar mencoba peruntungannya di beberapa liga asing. Mungkin itulah salah satu alasan mengapa dia tidak sepopuler beberapa legenda lain yg memenangkan penghargaan Ballon dOr pada tahun 1970-an.


Sumber : Bolazola Hari ini 19:51
 

Our Partner

Top